Manfaat Mendesah saat Berhubungan Intim



Mendesah saat berhubungan intim kerap kali dilakukan.

Biasanya mendesah dilakukan oleh sebagian besar perempuan.

Sementara untuk laki-laki, sepertinya jarang ada yang melakukannya.

Menurut sebuah jurnal penelitan yang berjudul Archives of Sexual Behavior, dijelaskan kalau perempuan kebanyakan akan mendesah saat melakukan kegiatan seks.

Mendesah saat berhubungan ini ternyata bisa memberikan arti tersendiri dalam hubungan suami istri.

Mendesah dalam berhubungan intim adalah mengeluarkan suara desahan dan seringnya hal ini dilakukan oleh perempuan.

Desahan dan erangan saat berhubungan intim bisa menunjukkan kehidupan seks yang lebih memuaskan.

Namun, tentu saja tidak semua orang melakukannya.

Hal ini dikarenakan ada orang-orang yang kurang nyaman jika mengeluarkan desahan saat berhubungan.

Alasannya bisa saja disebabkan oleh kamar yang berdekatan dengan orang tua atau faktor lainnya.

Meski demikian, sebagian besar perempuan akan mendesah ketika berhubungan intim dengan pasangannya.

Desahan tersebut akan keluar dari mulut secara alami karena adanya aktivitas fisik yang bisa membuat kita merasakan kenikmatan.

Desahan akan keluar dengan sendirinya secara alami sehingga ketika memikirkan bagaimana cara yang benar, maka desahan itu sendiri bisa menjadi hal yang palsu.

Desahan yang palsu atau berpura-pura mendesah adalah hal yang tidak dianjurkan karena bisa mengurangi kenikmatan pada saat berhubungan.

Ditambah lagi, desahan yang palsu bisa membuat pasangan akan salah mengira maksud dan arti sebenarnya dari desahan yang Moms berikan kepadanya.

Jadi alangkah baiknya kalau Moms membiarkan desahan tersebut mengalir begitu saja saat sedang berhubungan intim dengan pasangan.

Mendesah ketika berhubungan akan mendatangkan banyak manfaat bagi kedua pasangan.

Aktivitas ini bisa memberikan manfaat, di antaranya adalah:

1. Meningkatkan Gairah saat Bercinta

Manfaat yang pertama dari mendesah saat berhubungan intim sudah pasti bisa meningkatkan gairah saat bercinta dengan pasangan.

Gairah seksual pada saat berhubungan dapat meningkat dengan adanya desahan dari pihak perempuan.

Sebab, desahan juga bisa menjadi rangsangan yang Moms berikan kepada pasangan.

Seiring dengan semakin kencang dan seringnya suara desahan, maka gairah semakin meningkat dan kenikmatan yang didapatkan bisa mencapai klimaks dengan cepat.

2. Membentuk Komunikasi

Mendesah saat berhubungan bisa menjadi sebuah bentuk komunikasi antar pasangan.

Sadar atau tidak sadar, suara desahan alami akan muncul secara spontan dan menjadi komunikasi non verbal.

Ketika mendesah, maka secara tidak langsung Moms telah menunjukkan rasa kenyamanan dari aktivitas berhubungan seks dengan pasangan.

Jadi, desahan bisa menjadi sinyal atau isyarat yang Moms berikan kalau apa yang pasangan lakukan sudah benar dan Moms menikmati permainannya.

3. Membuat Hubungan Intim Tidak Membosankan

Suara desahan pada saat berhubungan badan akan membuat suasana menjadi tidak membosankan.

Suara-suara desahan tidak akan sama setiap kali berhubungan intim.

Tentu saja hal ini menjadikan suasana pada saat berhubungan intim juga tidak akan sama setiap kalinya.

Desahan akan muncul pada saat kita mengalami kenikmatan dan hal tersebut bisa terjadi dalam momen yang berbeda.

Bisa pada saat berhubungan selama beberapa menit hingga pada saat melakukan foreplay.

4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Menurut cnn.com, sebuah studi dari Archives of Sexual Behavior telah meneliti perempuan sebanyak 71 orang dan sekitar 87% menyatakan kalau mereka mendesah pada saat berhubungan seks untuk meningkatkan rasa percaya diri dari pasangan.

Dengan mengeluarkan suara desahan, pasangan akan menganggap kalau mereka telah melakukan sesuatu yang benar pada saat melakukan hubungan seks.

Tentu saja hal tersebut bisa membuat kepercayaan diri mereka menjadi lebih meningkat.

Semakin sering perempuan mendesah, maka tingkat kepercayaan diri laki-laki kalau mereka bisa memuaskan pasangannya akan semakin tinggi.

5. Mengurangi Rasa Tak Nyaman

Munculnya desahan pada saat berhubungan intim bisa mengurangi rasa tak nyaman dari kedua belah pihak.

Rasa tidak nyaman bisa dikarenakan posisi yang kurang nyaman hingga rasa sakit atau nyeri yang muncul.

Suara desahan akan menjadi asumsi kalau Moms menikmati gerakan dan posisi yang dilakukan.

Pada saat Moms mendesah, pasangan pasti merasa kalau Moms merasa nyaman dengan posisi dan gerakan sehingga akan melanjutkannya hingga mencapai klimaks.

Sebaliknya, jika Moms tidak mendesah biasanya pasangan akan bertanya apakah posisi dan gerakan yang dilakukan membuat Moms tidak nyaman?

6. Mengurangi Rasa Lelah

Salah satu manfaat dari mendesah ketika berhubungan adalah rasa lelah yang bisa hilang saat mendengarkan suara desahan yang muncul.

Dengan adanya suara desahan dari Moms, maka rasa lelah dari pasangan akan tergantikan dengan kepuasan yang sedang dinikmati ketika berhubungan intim.

Sedangkan untuk Moms sendiri, mendesah juga bisa mengurangi rasa lelah karena saat mendesah Moms juga akan merasa lebih terangsang dan bergairah.

7. Melepaskan Rasa Stres

Tidak hanya bisa mengurangi rasa lelah, mendesah pada saat berhubungan juga bisa melepaskan rasa stres yang Moms alami.

Dilansir dari laman VOI, mengeluarkan desahan ketika berhubungan intim akan membantu kita untuk melepaskan stres.

Saat mendesah, kita akan mengeluarkan segala macam rasa buruk yang ada di dalam hati.

Mulai dari rasa stres, cemas, dan lain sebagainya.

Hal ini dikarenakan ketika mendesah, akan ada hormon serotonin dan dopamin yang akan dilepaskan sehingga perasaan buruk yang tersimpan dalam hati bisa terlepaskan.

Semakin kencang desahan yang dilakukan, maka semakin lega perasaan Moms nantinya.

Itulah arti desahan yang dilakukan pada saat berhubungan intim.

Apakah Moms sering mendesah ketika berhubungan intim dengan pasangan?

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama