Garuda Bakal Angkut 1.000 Ton Ikan Tuna dan Produk Pertanian Sulut ke Jepang



Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) bakal mengangkut 1.000 ton kargo komoditas ikan tuna dari sentra kemaritiman Sulawesi Utara ke Jepang. 


Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, tak hanya komoditas ikan tuna, tapi juga ada hasil pertanian asal Sulawesi Utara seperti bawang merah, gula aren, dan budidaya bunga krisan itu akan dikirim ke bandara Narita, Jepang secara bertahap. Pengiriman produk ini dilakukan hingga periode November tahun 2022.


Irfan menyebutkan, pengiriman komoditas itu akan menggunakan pesawat Garuda melalui rute penerbangan langsung khusus kargo Manado - Narita dengan jadwal berangkat dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado setiap hari Rabu, pukul 23.40 waktu setempat dan tiba di Narita International Airport pada pukul 06.35 waktu setempat.


"Dengan menggunakan armada A330-200 yang memiliki kapasitas angkutan mencapai 30 ton di setiap penerbangannya," kata Irfan, Jumat, 5 November 2021.


Kegiatan ini, menurut Irfan, adalah perluasan kerja sama layanan pengangkutan komoditas ekspor dengan pemerintah daerah sebagai bentuk optimalisasi sinergi memulihkan ekonomi daerah khususnya Sulawesi Utara. Caranya, dengan penyediaan dan peningkatan layanan distribusi logistik komoditas ekspor unggulan dari Sulawesi Utara.


Penandatanganan kerja sama itu juga tindak lanjut dari kesepakatan antara kedua pihak yang telah dilaksanakan sejak Oktober lalu sebagai upaya untuk meningkatkan nilai ekspor Provinsi Sulawesi Utara khususnya melalui sektor perdagangan dan perindustrian.


Sepanjang semester I pada tahun ini, rute penerbangan kargo Manado-Narita yang dilayani perusahaan berkode saham GIAA mengirimkan 317 ton barang. Angkutan tersebut berasal dari komoditas ekspor unggulan dari Manado maupun wilayah Indonesia Timur lainnya.


Dengan waktu pengiriman yang lebih singkat tanpa harus melakukan transit di beberapa hub penerbangan, kata Irfan, kualitas dan kesegaran produk komoditas ekspor ini akan menjadi lebih terjaga tentunya dengan biaya logistik yang lebih kompetitif. Dia berharap kehadiran penerbangan kargo ini akan dapat semakin meningkatkan daya saing kualitas produk komoditas kemaritiman Indonesia.


Sejalan dengan peningkatan permintaan pada aktivitas distribusi logistik baik di wilayah Indonesia maupun rute internasional, Garuda Indonesia berfokus memperluas jaringan dengan bekerja sama dengan sejumlah entitas. Kerja sama ini dilakukan dengan menghadirkan penerbangan langsung, pengoperasian passenger freighter, serta kolaborasi dengan stakeholders melalui penyediaan fasilitas warehouse yang didukung oleh sistem terintegrasi cargo handling.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama